AMI : Sekali Layar Berkembang Pantang Diturunkan

- Redaksi

Senin, 10 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suaranesia.com, Surabaya,- Kasus ambrolnya perosotoan Kenpark yang terjadi bulan Mei silam hingga menimbulkan 17 korban, kini kasusnya surut seiring berjalannya waktu seakan-akan hilang ditelan ombak.

Pasalnya, pasca ditetapkannya Pemilik Kenjeran Water Park (Kenpark) Surabaya, SY, dan Manager Operasional berinisial SB, General Manager berinisial PS sebagai tersangka dalam kasus ambrolnya perosotoan tersebut, mereka masih berlenggak-lenggok seolah-olah tak terjadi apapun.

Bahkan tersiar kabar, bahwasanya diduga para korban sudah menerima sejumlah uang senilai 600 juta rupiah agar kasus ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

Namun hal tersebut, menurut Baihaki Akbar, selaku ketua umum Aliansi Madura Indonesia (AMI) menandaskan, bahwasanya status penetapan tersangka terhadap ketiganya itu bukan delik aduan, tapi itu adalah delik umum.

“Kompensasi senilai 600 juta adalah kasus perdatanya, sedangkan unsur melawan hukumnya tidak bisa dihapus begitu saja,” urai Baihaki Akbar (10/10).

Dirinya juga menyindir atas kinerja Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak, karena semenjak Agustus lalu usai penetapan tersangka, tidak ada kejelasan hukum, bahkan sampai saat ini tidak ada penahanan.

“Mana lambang presisi Polri, apakah hukum penjara hanya berlaku untuk kaum kecil, sedangkan untuk kaum parlente apakah itu tidak berlaku,” ujarnya.

Baca Juga :  Polsek Cikarang Selidiki Orang Tidak Sadarkan Diri

Untuk itulah, Aliansi Madura Indonesia akan segera menggelar aksi besar-besaran yang akan digelar nanti pada Kamis 13 Oktober di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak dan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak.

Mengingat bahwasanya surat pemberitahuan sudah diterima oleh pihak Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak dan Kejari Tanjung Perak, serta sudah ditandatangani oleh SIUM.

Kami juga tidak akan pernah takut untuk menyuarakan kebenaran dan keadilan walaupun nyawa taruhannya, Biar langit runtuh kebenaran dan keadilan harus tetap ditegakkan, pungkasnya.(fans)

Berita Terkait

Ampuh! Persiapan Ujian HSK 4 Mandarin yang Wajib Dilakukan
Duel Klasik MU vs Leeds United, Siapa Lebih Perkasa di Premier League 2026?
Dua Buku Lahir dari Tanah Rantau, Nikmat Harahap Mengubah Perjuangan Menjadi Karya
Review Buku Kopimatcha – Ketika Dua Orang Berbeda Menemukan Rasa yang Sama
WBP Rutan Kandangan Terima Layanan Pelepasan KB Implan untuk Kesehatan Reproduksi
Maskot 3D Kanda Kinda Rutan Kandangan Jadi Favorit Anak-anak
Kepala Rutan Resmikan Maskot Kanda-Kinda sebagai Identitas Resmi Rutan Kelas IIB Kandangan
Nilai Tukar Rupiah Tembus Rp17.881, Tekanan Global Belum Mereda
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Ampuh! Persiapan Ujian HSK 4 Mandarin yang Wajib Dilakukan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Duel Klasik MU vs Leeds United, Siapa Lebih Perkasa di Premier League 2026?

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:56 WIB

Dua Buku Lahir dari Tanah Rantau, Nikmat Harahap Mengubah Perjuangan Menjadi Karya

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Review Buku Kopimatcha – Ketika Dua Orang Berbeda Menemukan Rasa yang Sama

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:02 WIB

WBP Rutan Kandangan Terima Layanan Pelepasan KB Implan untuk Kesehatan Reproduksi

Berita Terbaru

Edukasi

Ampuh! Persiapan Ujian HSK 4 Mandarin yang Wajib Dilakukan

Senin, 26 Okt 2026 - 15:52 WIB