Karena Kasihan Sama Warga Yang Sering Jatuh Lewat Jalan Alternatif Ketua Lsm Keta Peduli Minta Kejelasan Dinas Terkait.

Suaranesia.com, Sumenep – Proyek pembangunan Jembatan yang terletak di Desa.Kembata Kec. Masalembu Kab. Sumenep yang telah menghabiskan dana senilai Rp 754.215.212,04 (Tujuh Ratus Lima Puluh Empat Juta Dua Ratus Lima Belas Ribu Dua Ratus Dua Belas Rubu Rupiah) dari sumber Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022. Senin, ( 21/11/2022 ).

Sampai saat ini jembatan yang terletak di desa tersebut belum di aktifkan dan menimbulkan pertanyaan masyarakat di sekitar yang sering berlalu lalang melewati jalan alternatif yang disediakan oleh para pekerja proyek sebelum dikerjakannya jembatan tersebut.

Yang mana jalan tersebut saat ini sangat sangat licin karena guyuran hujan, sehingga banyak yang jatuh saat hendak melintasi jalan alternatif tersebut yang jadi perbincangan dan tanda tanya masyarakat sekitar “bukankah jembatan itu sudah lama selesai kenapa gak digunakan dan sampai kapan jembatan itu mau diaktifkan?…..).

Terhadap hal tersebut menjadi perhatian oleh salah satu Lembaga yang cukup exsis yang berada di pulau kangayan Ketua LSM Keta Peduli Ahnan Js mewakili warga Desa Kambata, Tim infestigasi ini meminta kepada kepada dinas terkait.

“Untuk bapak kepala dinas Pemkab Sumenep terkait dengan pengadaan pembangunan jembatan di Dusun. Kambata Desa.Kangayan Kec. Kangayan Kab. Sumenep mohon kiranya untuk segera diaktifkan dan bisa dipakai oleh masyarakat setempat khususnya Kecamatan Kangayan umumnya untuk warga kangean-kangayan, karena saya amati selama proses dari pembuatan jembatan sampai selesai dan sampai saat ini sudah layak untuk digunakan kalau bicara kualitas kering udah sangat-sangat kering. Ucapannya

Dan sampai saat ini tidak dipakai entah apa yang ditunggu tolong untuk dinas terkait untuk memaksimalkan dan kami sebagai salah satu fungsi kontrol masyarakat (Lsm Keta Peduli) sangat peduli dengan masyarakat yang berlalu Lalang di situ dan memakai jalan alternatif sampai-sampai pada waktu itu sudah beneran korban ( jatuh ) dikarenakan kondisi Jalan alternatif yang licin sampai saat ini sementara jembatannya yang layak sampai saat ini belum juga digunakan Dan tolong untuk dinas terkait agar segera diperhatikan Karena sekarang musim hujan dan agar tidak ada korban-korban lagi dan kami belum berbicara terkait speck atau kwalitas jembatan tersebut yang menggunakan anggaran negara , Tutup Ahnan Js Ketua Lsm Keta Peduli.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!