Oknum Kades Pakamban Laok Resmi Dipenjara Mulai Hari Ini

- Redaksi

Rabu, 14 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suaranesia.com, Sumenep,- Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum Kades Pakamban Laok, Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep, kini kembali merebak ke permukaan publik. Pasalnya saat ini Mukhlisin yang merupakan Kepala Desa Pakamban Laok, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep telah resmi dipenjara atau dihukum di Rumah Tahanan (Rutan) Sumenep sejak hari ini (Rabu, 14/12/2022)

Saat ini, kasus penganiyaan dengan korban bernama Sri Handayani perempuan kelahiran Sumenep 37 tahun yang silam ini di putus oleh Mahkamah Agung dalam upaya hukum Kasasi, adapun isi putusannya adalah menolak kasasi yang diajukan oleh Terdakwa Mukhlisin.

Karena dalam upaya hukum sebelumnya yaitu di tingkat banding terdakwa Mukhlisin telah diputus 5 bulan penjara, maka setelah putusan kasasinya ditolak terdakwa harus di eksekusi untuk menjalani hukuman sebagaimana yang diputus di tingkat banding.

Saat media ini konfirmasi ke salah satu petugas jaga di Rumah Tahanan (Rutan) Sumenep yang namanya minta agar tidak disebutkan telah membenarkan bahwa terdakwa Mukhlisin terhitung dari hari ini telah di eksekusi oleh Kejaksaan Negeri Sumenep.

“Benar mas, hari ini ia masuk dan di dampingi Wiwik, pengacaranya”, tuturnya.

Saat media ini tanya sampai berapa lama dipenjara ia enggan menjawab .

“Maaf mas saya tidak mau jawab lagi takut salah”, ujarnya.

Sementara media ini juga menghubungi Sri Handayani selaku pelapor sekaligus korban atas kasus penganiyaan yang menyebabkan Mukhlisin ditahan, tapi saat dihubungi melalui aplikasi WhatsAppnya sampai berita ini dinaikkan masih belum ada jawaban, padahal sudah ada tanda centang biru tanda sudah terbaca.

Baca Juga :  Humas Polres Aceh Tenggara Gelar Donor Darah HUT Humas Polri Ke-71

Diberitakan sebelumnya bahwa Sri Handayani telah menjadi korban dugaan Penganiayaan oleh oknum Kepala Desa Pakamban Laok yaitu Mukhlisin Karena tuduhan yang tidak senonoh.

Demi harga diri, kehormatan dan nama baiknya sebagai seorang perempuan, Sri Handayani kemudian melaporkan kasus ini ke Polsek Parenduan dengan harapan agar keadilan di Sumenep bisa ditegakkan dengan seadil-adilnya, hal itu pernah disampaikan dihadapan para awak media di ruang VIP RM. Mami Muda Sumenep beberapa waktu yang lalu. (nsr/hrl)

Berita Terkait

Video Paparan ZI Rutan Kandangan
Link Video Profil Rutan Kelas IIB Kandangan
Amalan Utama Di Bulan Ramadhan yang Wajib Dilakukan
Pola Makan Sehat Selama Bulan Ramadhan, Hindari GGL Berlebihan
Menteri Agama RI Umumkan Awal Puasa Ramadhan 1445H pada 12 Maret 2024
Siaran Langsung Perhitungan Resmi Suara Pemilu 2024 KPU
Tips Menghindari Kejahatan Seksual Saat Travelling
Siaran Langsung Haul Abah Guru Sekumpul 2024 dari Mesjid Ar-Raudhah Martapura
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Maret 2024 - 07:04 WIB

Video Paparan ZI Rutan Kandangan

Jumat, 29 Maret 2024 - 06:50 WIB

Link Video Profil Rutan Kelas IIB Kandangan

Senin, 18 Maret 2024 - 16:52 WIB

Amalan Utama Di Bulan Ramadhan yang Wajib Dilakukan

Jumat, 15 Maret 2024 - 15:06 WIB

Pola Makan Sehat Selama Bulan Ramadhan, Hindari GGL Berlebihan

Minggu, 10 Maret 2024 - 21:01 WIB

Menteri Agama RI Umumkan Awal Puasa Ramadhan 1445H pada 12 Maret 2024

Rabu, 14 Februari 2024 - 21:04 WIB

Siaran Langsung Perhitungan Resmi Suara Pemilu 2024 KPU

Minggu, 4 Februari 2024 - 22:32 WIB

Tips Menghindari Kejahatan Seksual Saat Travelling

Kamis, 1 Februari 2024 - 20:38 WIB

Siaran Langsung Haul Abah Guru Sekumpul 2024 dari Mesjid Ar-Raudhah Martapura

Berita Terbaru

Berita

Video Paparan ZI Rutan Kandangan

Jumat, 29 Mar 2024 - 07:04 WIB

Berita

Link Video Profil Rutan Kelas IIB Kandangan

Jumat, 29 Mar 2024 - 06:50 WIB

Berita

Amalan Utama Di Bulan Ramadhan yang Wajib Dilakukan

Senin, 18 Mar 2024 - 16:52 WIB