Partai PKS Provinsi Sumatera Selatan Tolak Kenaikan BBM

- Redaksi

Jumat, 9 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumatera Selatan mengadakan Press Ralease penolakan Kenaikan BBM yang sangat memberatkan masyarakat. Yang di gelar di Kantor Partai Keadilan Sejahtera provinsi Sumatera Selatan, Jumat (9/9/2022).

Ketua Partai keadilan Sejahtera, H.Askweni, Spd mengatakan, ” Terkait protes kenaikan harga BBM dari pemerintah. Kami merasakan reaksi masyarakat di lapangan termasuk aksi demo mahasiswa. Itu tandanya adanya yg kurang baik untuk masyarakat,” katanya.

Askweni menguraikan, Menurut kami Praksi PKS dari pusat sampai daerah ini merupakan kado akhir tahun yang sangat pahit untuk masyarakat. Karena semestinya mengikuti motto pemerintah kita, lebih cepat bangkit lebih kuat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Seharusnya sampai Desember jika mau naikkan BBM. Seharusnya sekarang segala sesuatu kita harus membangun proyek-proyek pemerintah dan jalan sudah ada anggarannya. Jadi tida akan menerima dampaknya semua,” ucapnya.

Baca Juga :  Peduli Warga Terdampak Bencana Polres Batu Distribusikan Bansos Ke Sumber Manjing Wetan

Askweni menambahkan, Dari kenaikan BBM itu pasti akan berdampak kepada semua pelaku UMKM, ekonomi baik sektor formal maupun informal. Serta harga-harga yang paling kita khawatirkan juga akan naik.

Lebih lanjut, Jadi menurut kami tidak masuk akal, karena bagaimanapun ini resiko pemerintah untuk menanggung biaya hidup masyarakat. Bukan karena beban kita berat lantas kita timpakan ke masyarakat.

” Sebaiknya anggaran belanja itu digunakan dengan semestinya. Lebih baik dialokasikan ke subsidi bagi rakyat. Dan untuk belanja-belanja yang tidak perioritas dialihkan untuk subsidi BBM. Jalan-jalan negara dan infrastruktur diperbaiki saja yan rusak. Jangan yang aspalnya masih mulus di cor lagi kan ini tidak masuk akal,” paparnya.

Askweni menuturkan, Apalagi sekarang menjelang 2024. Apakah akan mengumpulkan dana untuk menghadapi pilpres dan pileg 2024. Sehingga semua pihak yang berkepentingan membutuhkan dana yang besar.

Baca Juga :  Jelang Nataru Polri terjunkan Pamor Keris

” Disatu sisi ekonomi masyarakat lemah sehingga uang itu bernilai dimata masyarakat. Disisi lain mereka tampil juga sebagai pahlawan dengan memberikan bansos dan lain-lain. Masyarakat kita belum melek dapat Rp. 600 ribu dikira sudah aman padahal mereka bisa kehilangan puluhan juta,” tuturnya.

Lanjutnya , Pihaknya sangat protes keras apalagi akan mendekati akhir tahun jadi semestinya kenaikan BBM ini ditunda dulu. Sampai menunggu harganya stabil. Sekarang harga minyak dunia turun.

” Bukan hanya dari PKS saja yang menolak mahasiswa, buruh, masyarakat, ojol, semua pelaku ekonomi juga menolak. Ini keperhatinan untuk kita negara mengabaikan aspirasi masyarakat,” tandasnya.

Sementara, Wakil Ketua Komisi V, Mgs Syaiful Padli menambahkan, tidak ada yang berhak untuk mencabut subsidi itu merupakan kewajiban negara untuk mensejahterakan rakyat.

“Kami sangat menolak kebijakan ini karena sangat menyengsarakan rakyat,” pungkasnya.( Ocha )

Berita Terkait

Video Paparan ZI Rutan Kandangan
Link Video Profil Rutan Kelas IIB Kandangan
KPU Umumkan Hasil Pilpres 2024, Ribuan Massa Langsung Demo Minta Jokowi Turun
Kentalnya Darah Nepotisme Membuat Jokowi Diprediksi Dipenjara, Benarkah?
Amalan Utama Di Bulan Ramadhan yang Wajib Dilakukan
Pola Makan Sehat Selama Bulan Ramadhan, Hindari GGL Berlebihan
RUU DKJ Terang-Terangan Dibuat, Presiden Jokowi Ngeles : Itu Urusan DPR
Nasdem Tergiur Jabatan, Akankah Berani Tolak Hak Angket?
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Maret 2024 - 07:04 WIB

Video Paparan ZI Rutan Kandangan

Jumat, 29 Maret 2024 - 06:50 WIB

Link Video Profil Rutan Kelas IIB Kandangan

Kamis, 21 Maret 2024 - 15:19 WIB

KPU Umumkan Hasil Pilpres 2024, Ribuan Massa Langsung Demo Minta Jokowi Turun

Selasa, 19 Maret 2024 - 16:16 WIB

Kentalnya Darah Nepotisme Membuat Jokowi Diprediksi Dipenjara, Benarkah?

Senin, 18 Maret 2024 - 16:52 WIB

Amalan Utama Di Bulan Ramadhan yang Wajib Dilakukan

Jumat, 15 Maret 2024 - 15:06 WIB

Pola Makan Sehat Selama Bulan Ramadhan, Hindari GGL Berlebihan

Rabu, 13 Maret 2024 - 15:03 WIB

RUU DKJ Terang-Terangan Dibuat, Presiden Jokowi Ngeles : Itu Urusan DPR

Rabu, 13 Maret 2024 - 14:57 WIB

Nasdem Tergiur Jabatan, Akankah Berani Tolak Hak Angket?

Berita Terbaru

Berita

Video Paparan ZI Rutan Kandangan

Jumat, 29 Mar 2024 - 07:04 WIB

Berita

Link Video Profil Rutan Kelas IIB Kandangan

Jumat, 29 Mar 2024 - 06:50 WIB

Berita

Amalan Utama Di Bulan Ramadhan yang Wajib Dilakukan

Senin, 18 Mar 2024 - 16:52 WIB