Jaringan Telkomsel Yang Mati di Kecamatan Pining Akibat Pandalisme

Gayo Lues, (ACEH) – Puluhan Pemuda yang berasal dari kecamatan Pining Kabupaten Gayo Lues melakukan aksi damai terhadap pemerintah daerah Gayo Lues dan menuntut jaringan seluler di aktifkan kembali.

Mereka meminta kepada pemerintah daerah Gayo Lues agar mengaktifkan jaringan internet atau jaringan 4G di Kecamatan Pining, Karena hingga saat ini Jaringan Internet di kawasan kecamatan Pining belum bisa di rasakan masyarakat setempat.

Sudah selayaknya masyarakat Pining merasakan jaringan internet, karena sudah hampir 20 tahun Kabupaten Gayo Lues menjadi Kabupaten dan seolah-olah masyarakat yang ada di Kecamatan Pining di anak tirikan, kata Hermasyah selaku ketua Koordinator lapangan pada Rabu (14/09/2022) di halaman Diskominfo Gayo Lues.

Dalam orasi tersebut Said Idris Wintareza, selaku Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian langsung merespon dan menyambut para rombongan yang melakukan orasi tersebut.

Kita akan tindak lanjuti apa yang dituntut oleh masyarakat Pining dan sama-sama kita sampaikan kepada pihak Telkomsel, karena sebelumnya Tower Telkomsel sudah ada di Kecamatan Pining, akan tetapi karena ada beberapa kendala yang terjadi hingga saat ini jaringan tersebut tidak berpungsi, Lebih-lebih kawasan Pining yang mempunyai tanah yang sangat labil hingga sering terjadi longsor dan mengenai tower.

Untuk mencari solusi yang tepat, Kadis Kominfo langsung menghubungkan masyarakat Pining dengan pihak Telkomsel dengan cara melakukan Zoom Meeting dan di persaksikan langsung oleh masyarakat dari Kecamatan Pining.

Sementara itu Romy dari pimpinan Telkomsel Aceh mengatakan”Insyaallah dalam waktu dekat pihak kita akan perbaiki tower Telkomsel yang ada di Pintu Angin Kecamatan Pining, karena jaringan Telkomsel di Kecamatan Pining secara disengaja di Pandalisme oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, sehingga jaringan selama ini mati total, tegasnya.(*)

Penulis : Muhammad Tujung
Editor : Ajb

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!