Oknum RT Diduga Potong Dana BLT Tahun 2022 Di Desa Curug Agung

- Redaksi

Senin, 22 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suaranesia.com,Kab. Serang – Pemerintah melalui Desa memberikan bantuan langsung tunai (BLT) untuk meringankan beban masyarakat warga kurang mampu, dan juga warga yang putus kerja akibat dampak Covid -19.

Tentu, penyaluran bantuan lansung tunai (BLT) yang di ambil dari Dana Desa (DD) sebesar 40% tersebut harus disalurkan tepat sasaran dan dengan jumlah uang yang diberikan oleh pemerintah.

Akan tetapi, ada saja oknum yang tidak bertanggung jawab yang diduga mencari ke untungan untuk peribadinya. Seperti di Desa Curug Agung Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Dimana bantuan BLT diduga di jadikan lahan usaha oleh oknum RT berinisial Si.

Menurut sumber yang kredibel yang enggan disebutkan namanya, setiap turun bantuan tersebut, penerima diduga di potong sebesar Rp 50. 000 hingga Rp100, 000 ribu dengan dalih uang tersebut untuk di bagikan kepada warga yang tidak mendapatkan bantuan.

“Iya pak di potong segitu,” kata Sumber.

Menindaklanjuti hal tersebut, awak media berupaya konfirmasi kepada Kepala Desa Curug Agung Sanusi menyampaikan dalam bahasa sunda tidak mengetahui hal tersebut.

“Tein Teu Nyaho Pak. “Gak tau pak,” singkatnya.

Lebih lanjut, awak media pun menanyakan berapa jumlah penerima KPM atau penerima BLT. Kata Kades, penerimah BLT di Desa Curug Agung ada 98 KPM.

Baca Juga :  Isu Miring di Sosmed Prihal Pengusulan Pj Bupati Kutacane, Ketua DPRK Agara Berikan Penjelasan

Disisi lain, anggota LBH BNY menyoroti hal tersebut. Menurutnya, jika ada oknum yang berani memotong bantuan BLT tersebut oknum itu sudah menyalahi aturan Pepres Nomor 87 Tahun 2016 tentang Pungutan Liar (Pungli).

“Pepres di atas yaitu tentang sapu bersih pungli sebagaimna yang telah di atur dalam UUD NO 20 Tahun 2001 atas perubahan UUD No 31 Tahun 999 tentang pemberantasan korupsi, sebagaimana yang telah di atur Pasal 12 Huruf E dengan ancaman minimal 4 tahun penjara,” tegas Yanto. (red)

Berita Terkait

Siaran Langsung Perhitungan Resmi Suara Pemilu 2024 KPU
Siaran Langsung Haul Abah Guru Sekumpul 2024 dari Mesjid Ar-Raudhah Martapura
UMS Jember Rame-rame Sedekah Darah
Sidang Selesai, MK Akan Putuskan Model Pemilu 2024
Kegiatan Jember Berbagi Jadi Atensi, Ini Kata Pakar Hukum Tata Negara
PMI Jember Apel Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional
Menindaklanjuti Dugaan Pelanggaran Pemilu, JEPR datangi DPRD Jember
Upaya Menjaga Ekosistem Sungai Bupati dan PMR Tuangkan Eco Enzyme di Sungai Jompo
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Februari 2024 - 21:04 WIB

Siaran Langsung Perhitungan Resmi Suara Pemilu 2024 KPU

Kamis, 1 Februari 2024 - 20:38 WIB

Siaran Langsung Haul Abah Guru Sekumpul 2024 dari Mesjid Ar-Raudhah Martapura

Sabtu, 27 Mei 2023 - 08:05 WIB

UMS Jember Rame-rame Sedekah Darah

Rabu, 24 Mei 2023 - 00:48 WIB

Sidang Selesai, MK Akan Putuskan Model Pemilu 2024

Senin, 15 Mei 2023 - 05:33 WIB

Kegiatan Jember Berbagi Jadi Atensi, Ini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Jumat, 12 Mei 2023 - 04:35 WIB

PMI Jember Apel Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional

Rabu, 10 Mei 2023 - 01:12 WIB

Menindaklanjuti Dugaan Pelanggaran Pemilu, JEPR datangi DPRD Jember

Senin, 8 Mei 2023 - 02:52 WIB

Upaya Menjaga Ekosistem Sungai Bupati dan PMR Tuangkan Eco Enzyme di Sungai Jompo

Berita Terbaru

Sport

10 Pemain Sepakbola Terbaik Sepanjang Masa versi FIFA

Sabtu, 17 Feb 2024 - 23:46 WIB

Sport

Top 3 Pemain Belgia dengan Gol Terbanyak Di EPL

Sabtu, 17 Feb 2024 - 23:40 WIB

Berita

Siaran Langsung Perhitungan Resmi Suara Pemilu 2024 KPU

Rabu, 14 Feb 2024 - 21:04 WIB

Teknologi

5 HP Spek Dewa Harga Cuma 2 Jutaan Terfavorit

Kamis, 8 Feb 2024 - 19:51 WIB