Sumenep, Warga Desa di sepanjang Jalan Diponegoro Kelurahan Karangduak Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, merasa diresahkan dengan adanya balapan liar yang dilakukan para remaja setiap Minggu dini.
Pasalnya, sepeda motor yang digunakan oleh para remaja untuk balapan liar ini sangat bising dan sangat membahayakan bagi pengendara lain yang ingin melakukan aktivitas
“Balap liar ini dilakukan oleh sejumlah anak-anak remaja, sekitar pukul 03.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB. Kita kurang tahu persis dari mana datangnya para remaja ini,”ujar salah satu warga setempat yang namanya enggan di Publis. Minggu, (18/09/2022).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dirinya menjelaskan, bahwa memang aksi balap liar ini sangat meresahkan lantaran suara bising yang ditimbulkan bahkan sampai ada yang tengkar Disamping itu, balapan liar ini telah menjadi tontonan sesama remaja yang hadir di sepanjang Jl. Diponegoro.
“Kami atas nama masyarakat meminta kepada Aparat Kepolisian agar menindak tegas dengan menertibkan aksi balapan liar ini. Jangan dibiarkan, karena keberadaanya telah mengganggu ketentraman masyarakat di daerah ini dan bahkan sampai pengguna jalan yang hendak beraktivitas seperti kepasar bahkan yang mau ke mesjid ,” ungkapnya.
Arief Syafrillah, SH Salah satu aktivis hukum muda yang terkenal berwibawa dan tegas menerangkan,” terkait balapan liar di sepanjang Jl Diponegoro, ‘ saya sangat menyayangkan, dan berharap kepada instansi terkait agar cepat Menindak lanjuti apa yang menjadi keluh kesah masyarakat setempat”.pintanya
” terhadap balapan liar tersebut sangat sangat berbahaya bagi pengendara lain yang hendak melintasi melewati jalan tersebut, jadi masyarakat yang hendak beraktivitas melewati jalan tersebut merasa terganggu akibat balapan liar tersebut, Sekali lagi saya meminta kepada instansi terkait agar segera menindak lanjuti apa yang jadi keluh kesah masyarakat, masak mau menunggu sampai ada korban baru ditindak”. tutupnya
Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko., SH, SIK, MH saat dikonfirmasi melalui pesan whatsappnya mengatakan, bahwa giat balap liar sudah difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep dengan diadakannya mell drag bike yang dilaksanakan pada Bulan Juli kemarin, dan ini akan menjadi event disetiap Tahunnya guna menyalurkan hoby balapan generasi muda dan meminimalisir balap liar.
“Setiap tahun akan diadakan event guna untuk menyalurkan hoby generasi muda dan dapat meminimalisir balap liar,” tuturnya.
Kapolres Sumenep yang sangat Dermawan dan murah senyum ini juga menambahkan, ” bahwa Polres Sumenep mempunyai program patroli skala besar dengan melibatkan gabungan dari Polisi Lalu Lintas (Polantas), jajaran Reskrim, Sabhara, dan Binmas yang dilaksanakan setiap malam khususnya jam-jam rawan kejahatan antara pukul 23.00 sampai 04.00 Pagi Dengan sasaran tempat tongkrongan anak muda, serta obyek vital dan tempat keramaian malam”.Imbuhnya
“Terkait mengantisipasi balap liar kami lakukan ploting personil terbuka dengan penempatan dan penjagaan patroli polisi pada daerah daerah rawan berkumpulnya balap liar,” pungkasnya (fans)