Di pertanyakan Pembangunan Jembatan Lawe Natam I Diduga Abaikan Keselamatan Pekerjanya

- Redaksi

Selasa, 4 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane, SuaraNesia.com – Proyek Paket Pekerjaan Penggantian Jembatan LAWE Natam I Aceh Tenggara yang tertera dalam nomor kontrak hak.O2.01/CTR BBI.PJN.III/APBN/2002 dengan tanggal kontrak 24 Februari 2022 dengan nilai RP.21.481.520.000 waktu pelaksanaan 240 hari ditambah dengan waktu pemeliharaan 365 hari sebagai penyedia adalah PT Nisara Karya Nusantara di pertanyakan keselamatan Pekerjanya.

Dari hasil penelusuran di lokasi proyek, bahwa terpantau para pekerja yang tengah mengerjakan jembatan tidak memakai alat keselamatan pekerja seperti pengaman kepala, atau Helm, sarung tangan, dan masker.Demikian sempat di potret di lokasi pekerjaan setempat tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya di lokasi terlihat Proyek 21,4 Milyar ini diduga mengabaikan Keselamatan Keamanan Kerja (K3), tentu Kondisi ini mengundang pertanyaan publik apakah dana senilai yang tercantum dalam papan data tersebut bisa tidak mematuhi ketentuan keselamatan kerja, sementara itu juga lalu lintas kendaraan memang masih sepi tapi kalau lalu lintas kendaraan dalam keadaan ramai kondisi ini dapat menghambat kelancaran lalu lintas jalan, kata sejumlah pengamat di Aceh Tenggara tidak mau di tulis dan di publikasi jati dirinya kepada media ini.

Baca Juga :  Siapakah Yang Akan Mengisi Kekosongan Jabatan Bupati Galus? Berikut Petikan Kata Dari Beberapa Tokoh Muda

Sementara itu pihak konsultan tehniknya beberapa kali dicoba di hubungi ke lokasi guna terkait berita terkait keselamatan para pekerja proyek setempat tidak berhasil Komfirnasi namun dari sejumlah informasi di himpun bahwa proyek ini adalah proyek dari Anggara tingkat 1 propinsi Aceh, kata informasi berkembang tersebut.

Baca Juga :  Nisab Keok Ditingkat Banding, Tanah Di Kebunan Dimenangkan Suhriya, Dkk.

Oleh karena itu senada dengan mengabaikan keselamatan keamanan kerja (K3) ini kepada pihak kontraktor tertera di papan nama juga saat di usahakan konfirmasi pada PT Nisara Karya Nusantara mencapai 21 milyar lebih ini tidak membuah kan hasil atas tanda tanya dugaan penyimpangan atas sejumlah tidak ada nya alat keselamatan pekerja seperti pengaman kepala maupun helem serta sarung tangan,dan masker tersebut, Senen (3/10)2022 di.lokasi proyek Desa Natam, kecamatan Badar Aceh Tenggara itu.(Sadikin)

Berita Terkait

WBP Rutan Kandangan Terima Layanan Pelepasan KB Implan untuk Kesehatan Reproduksi
Maskot 3D Kanda Kinda Rutan Kandangan Jadi Favorit Anak-anak
Kepala Rutan Resmikan Maskot Kanda-Kinda sebagai Identitas Resmi Rutan Kelas IIB Kandangan
Kanwil Ditjenpas Kalsel Perkuat Komitmen Pemenuhan Hak Partisipasi Anak melalui Temu Forum Anak Daerah
Penasehat Presiden Jawab Tuduhan Negatif soal Kebijakan Karbon di COP30
Primbon Hari Ini: Cek Detail Weton Kamis Pahing
Paket Pernikahan Lengkap & Catering Murah Tiga Dara , Bantu Wujudkan Momen Bahagia!
Mahasiswa UINSU Muhammad Razaq Arafi Bangun Startup EduTech Zennit.id untuk Dorong Literasi Digital Anak Muda
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:02 WIB

WBP Rutan Kandangan Terima Layanan Pelepasan KB Implan untuk Kesehatan Reproduksi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:15 WIB

Maskot 3D Kanda Kinda Rutan Kandangan Jadi Favorit Anak-anak

Senin, 8 Juni 2026 - 08:34 WIB

Kepala Rutan Resmikan Maskot Kanda-Kinda sebagai Identitas Resmi Rutan Kelas IIB Kandangan

Selasa, 25 November 2025 - 12:13 WIB

Kanwil Ditjenpas Kalsel Perkuat Komitmen Pemenuhan Hak Partisipasi Anak melalui Temu Forum Anak Daerah

Selasa, 25 November 2025 - 09:51 WIB

Penasehat Presiden Jawab Tuduhan Negatif soal Kebijakan Karbon di COP30

Berita Terbaru