Diduga Ada Pengurangan Material Dan Tak Sesuai Spektek Lapisan Penetrasi Jalan di Desa Karang Jaya Tabur

- Redaksi

Jumat, 14 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MERBAU MATARAM, LAMPUNG SELATAN – Beberapa Elemen Masyarakat yang terdiri dari Beberapa LSM dan Media turun ke Lapangan menindaklajuti laporan masyarakar Desa Karang Jaya kecamatan Merbau Mataram terkait kegiatan rekonstriksi jalan ruas Suban ke Dusun Tanjung Jaya yang saat ini baru dilakukan lapisan penetrasi ( lapen ).

Dari Pantauan LSM PRL, LSM HIMAL, LSM LIPR dan Forum Pers Independent Indonesia ( FPII ) Lampung pada pembangunan jalan Lapen sampai dengan hotmix yang sedang dikerjakan oleh CV. Raden Mas Cendikia dengan menelan anggara kurang lebih 4,2 Milyar yang bersumber dari APBD Kabupaten Lampung Selatan terkasan asal jadi dan diduga tidak sesuai spesifikasi dan teknis serta diduga kuat ada pengurangan material terutama aspal.

Hal ini disampaikan Aminudin S.P dari FPII Lampung selaku juru bicara tim pemantau yang turun ke lokasi pekerjaan kamis (13-10-2022)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dugaan pekerjaan jalan tidak sesuai spektek dan pengurangan material ini menurutnya sangat beralasan, karna melihat lapisan pemetrasi tabur dimana-mana sepanjang ruas jalan sepangjang 3.150 kali 3 meter tersebut.

Baca Juga :  Kontribusi BUMN Dalam Pemulihan Ekonomi, PLN Siap Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi

Diduga oleh pelaksana pekerjaan/ rekanan ada pengurangan aspal sehingga lapisan batu tidak merekat dengan baik dan sempurna. Seperti yang diketahui jalan sepanjang 3.150 meter dengan lebar 3 meter tersebut seharusnya menghabiskan aspal drum sebanyak 186 drum atau menghabiskan 29 ton aspal.

Selain itu secara ternis pelaksanaan penyiraman aspal tidak sesuai. Semestinya lapisan penetrasi ( lapen ) seharusnya dilakukan tiga kali cotting, yaitu cotting pertama diatas batu 5/3, diatas batu 3/2 dan diatas batu 2/1. Namun dari hasil pantauan tim ini dan melihat langsung pelaksanaan, pekerja hanya melakukan cotting sekali yaitu diatas batu 2/1.

“Iya kami berkesimpulan berdasarkan dari hasil pemantauan kami kuat dugaan pembangunan jalan ini tidak sesuai yang diharapkan, tidak sesuai spektek dan ini kuat dugaan ada unsur korupsi dengan mengurangi volume material terutama aspal dan tidak tidak sesuai spektek.
Oleh sebab itu kita akan terus mengawal pekerjaan ini sampai selesai pembangunan lapisan hotmix. Dan kemungkinan kita akan melaporkan hasil pantauan kita ke aparat penegak hukum sesuai dengan fungsi kita sebagai kontrol sosial.

Baca Juga :  Pelaksanaan Gelar Operasional Polda Aceh Triwulan III Tahun 2022 di buka Kapolda Aceh

Sementara Ismail selaku petugas dari UPT Pekerjaan Umum Kecamatan Merbau Mataram yang dihubungi melalui saluran telpon kamis (13-10-2022) mengaku bahwa dirinya dilibatkan langsung untuk melakukan pengawasan yang ditugaskan dari Dinas Pekerjaan Umum Lampung Selatan.

Terkait ada nya lapen yang tabur, hal tersebut diakui Ismail. Dan sebagai pengawas, Ismail sudah mengingatkan pelaksana pekerjaan untuk melakukan perbaikan.

“Iya mas saya terakhir turun melihat pembangunan jalan tersebut jum,at sepekan yang lalu, saat ini pekerja sedang melakukan pekerjaan minor yaitu menyelesaikan siring pasang. Terkait ada beberapa titik lapisan lapen yang tabur itu memang benar, saya selaku pengawas sudah memerintahkan kepada pengawas dari rekanan agar segera diperbaiki” jelas Ismail (*)

Sumber realise : Pusat Pemberitaan FPII Lampung

Berita Terkait

Maskot 3D Kanda Kinda Rutan Kandangan Jadi Favorit Anak-anak
Kepala Rutan Resmikan Maskot Kanda-Kinda sebagai Identitas Resmi Rutan Kelas IIB Kandangan
Kanwil Ditjenpas Kalsel Perkuat Komitmen Pemenuhan Hak Partisipasi Anak melalui Temu Forum Anak Daerah
Penasehat Presiden Jawab Tuduhan Negatif soal Kebijakan Karbon di COP30
Primbon Hari Ini: Cek Detail Weton Kamis Pahing
Paket Pernikahan Lengkap & Catering Murah Tiga Dara , Bantu Wujudkan Momen Bahagia!
Mahasiswa UINSU Muhammad Razaq Arafi Bangun Startup EduTech Zennit.id untuk Dorong Literasi Digital Anak Muda
Kanwil Ditjenpas Kalsel Berkomitmen Cegah Permasalahan Overstaying
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:15 WIB

Maskot 3D Kanda Kinda Rutan Kandangan Jadi Favorit Anak-anak

Senin, 8 Juni 2026 - 08:34 WIB

Kepala Rutan Resmikan Maskot Kanda-Kinda sebagai Identitas Resmi Rutan Kelas IIB Kandangan

Selasa, 25 November 2025 - 12:13 WIB

Kanwil Ditjenpas Kalsel Perkuat Komitmen Pemenuhan Hak Partisipasi Anak melalui Temu Forum Anak Daerah

Selasa, 25 November 2025 - 09:51 WIB

Penasehat Presiden Jawab Tuduhan Negatif soal Kebijakan Karbon di COP30

Sabtu, 22 November 2025 - 21:52 WIB

Primbon Hari Ini: Cek Detail Weton Kamis Pahing

Berita Terbaru

Bisnis

Solusi Lantai Anti Licin untuk Area Parkir dan Basement

Jumat, 6 Mar 2026 - 05:43 WIB