Presiden KAI: Copot Kapolda Jatim dan Desak Presiden Jokowi Bentuk TGPF Usut Tuntas Tragedi Kemanusiaan Kanjuruhan Malang

Suaranesia.com,Jakarta,- Bismillah Hirrahman Nirrahim, Innalilahi Wainna Ilaihi Rojiun, selaku pribadi, rakyat asli Mojokerto Jatim, dan Presiden KAI (Kawulo Alit Indonesia), kami, dr. Ali Mahsun ATMO, M. Biomed mengucapkan turut berduka cita dan bela sungkawa sedalam-dalamnya atas wafatnya lebih dari 200 jiwa dalam tragedi kemanusiaan stadion Kanjuruhan Malang Jawa Timur. Kami doakan seluruh korban jiwa dimuliakan disisi Allah SWT dan yang ditinggalkannya bermanfaat bagi kehidupan. Bagi korban yang saat ini sedang dirawat di RS semoga lekas disembuhkan Gusti Alloh Amin Yra.

Terkait dengan tragedi kemanusiaan stadion Kanjuruhan Malang Jatim Sabtu 1/10/2022 yang semestinya tidak boleh dan tidak perlu terjadi pada kesempatan ini dari Pondok Gede Center Jakarta Minggu 2 Oktober 2022 kami menyampaikan sikap.

Yang pertama, Kepolisian RI harus mengusut secara tuntas, tegas, transparan dan akuntable. Untuk itu kami mendesak Kapolri segera memberhentikan Kapolda Jatim dan Kapolres Malang demi tegaknya Presisi Polri.

Kedua, kami mendesak KOMNAS HAM RI segera melakukan penyelidikan tragedi kemanusiaan di stadion Kanjuruhan Malang Jatim yang menelan korban jiwa lebih dari 200 nyawa dan korban yang dirawat lebih dari 250 orang. Ini sangat penting karena nyawa adalah hal paling mendasar bagi manusia, dan merupakan hak azasi manusia yang tertinggi.

Ketiga, kepada Ketua Umum PSSI, Menpora RI dan POLRI untuk segera melakukan evaluasi secara totalitas penyelenggaraan persepak bolaan di Indonesia. Karena tragedi kemanusiaan di stadion Kanjuruhan Malang Jatim adalah yang terburuk dalam 77 Tahun Indonesia merdeka bahkan terburuk di Dunia.

Dan yang terakhir, kepada Presiden RI, Bapak H Ir Joko Widodo, kami mendesak segera membetuk Tim Gabungan Pencari Fakta untuk mengusut tragedi kemanusiaan di stadion Kanjuruhan Malang Jatim. Ini sangat penting mengingat lebih dari 200 nyawa melayang yang merupakan kenyataan pahit yang telah merontokkan derasnya air mata Ibu Pertiwi. Dan jika tidak di usut secara tuntas, tegas, transparan, akuntable dan independen maka akan menyempurkan beberapa kejadian yang sangat pahit 2-3 bulan terakhir di Negeri ini. Yaitu Sambo gate, Rektor Unila Gate, Judi Gate, Hakim Agung gate, dan maraknya kejahatan-kejahatan lain di Negeri. Sekali lagi, kami mendesak Presiden RI Bapak Jokowi segera bentuk TGPF untuk mengusut tragedi kemanusiaan di stadion Kanjuruhan Malang Jatim secara tuntas, tegas, transparan, independen dan seadil-adilnya.

Kepada seluruh dan segenap keluarga korban kami doakan sabar, tabah dan diikhlaskan oleh Gusti Allah SWT amin yra.

Salam hormat dan doa kami kepada rakyat dan bangsa Indonesia.(yulinda tan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!