Wakil Ketua DPC SKPPHI Sumenep Tuding Kantor BPN Sumenep Diduga Jadi Sarang Mafia Tanah

Sumenep – terhadap Polemik rencana pengukuran lahan Makodim 0827/Sumenep yang akan di lakukan pada hari Selasa tangal 23/08/2022 yang telah diajukan oleh YPS ke BPN Sumenep banyak menuai kecaman sehinga Ratusan masyarakat menggeruduk Kantor BPN Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Selasa, 24/08/2022.

Dugaan adanya Kongkalikong antara mafia tanah di Kantor BPN Sumenep terhadap rencana pengukuran tersebut membuat banyak pihak menjadi garam masyarakat hususnya Kabupaten Sumenep,dan meluapkan semua lewat aksi di depan Kantor Pertanahan Sumenep terhadap aksi penolakan pengukuran tersebut mendapat dukungan dari banyak masyarakat dan diantaranya ada kepala Desa Kebonagung Bustanul Affa

Samsul Arifin, SH.,MH selaku Wakil Ketua DPC SKPPHI Sumenep saat di temui Oleh Media menerangkan, “saya atas Nama masyarakat Sumenep mengapresiasi dengan solidaritas masyarakat Sumenep yang mengeruduk kantor BPN Sumenep agar membatalkan pengukuran terhadap lahan Makoodim 0827/Sumenep.menurut Agus itu merupakan langkah betul dan kongkrit sebagai bentuk pelajaran kepada kantor BPN agar ke depan hati hati dalam menyikapi setiap persoalan sengketa tanah dan tetap mengedepankan obyektifitas dan profesionalisme.sehingga hal hal yang berakibat fatal tidak terjadi seperti hari ini dan Tahun tahun yang sebelumnya.ucapnya

Samsul Arifin berharap kepada BPN Sumenep agar segera Menindak terhadap dugaan adanya oknum mafia tanah di kantor pertanahan itu sendiri terhadap ulah dari Oknum-oknum tersebut diduga kuat telah bekerjasama dengan oknum oknum kades sehingga banyak di temukan sertifikat ganda, seperti halnya yang pernah terjadi di tahun 2014 dimana menurut Samsul Arifin marak terbitnya sertifikat ganda.tegasnya

sehingga banyak masyarakat yang merasa dibodohi oleh oknum kades yang di duga bekerjasama dengan mafia tanah yang diduga bersarang di Pertanahan Sumenep, saya dan Lembaga saya akan terus melakukan pemantauan terhadap para oknum oknum yang tidak bertanggung jawab yang bisanya hanya buat gaduh.tutup Samsul Arifin,SH.,MH selaku tokoh masyarakat dan juga selaku Wakil Ketua DPC SKPPHI Sumenep.(fans)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!