TGIPF Terima Hasil Laboratorium Gas Air Mata dari BRIN

- Redaksi

Sabtu, 22 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko menyerahkan hasil laboratorium gas air mata ke Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, yang juga merupakan ketua Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) tragedi Kanjuruhan.

“Tadi Kepala BRIN sudah menyerahkan hasil labnya tentang gas air mata itu ya, dan itu nanti masih harus dikonfirmasi dengan hasil autopsi sementara ya,” ujar Mahfud MD kepada wartawan di kantor Kemenko Polhukam, Jumat (21/10/2022).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun Mahfud belum bisa menyampaikan hasil laboratorium terkait kandungan zat kimia pada gas air mata di tragedi Kanjuruhan. Sebab dirinya tidak mempunyai ilmu untuk membaca hasil laboratorium tersebut.

Ia pun menjelaskan kematian ratusan orang dalam insiden ini bisa jadi tidak disebabkan oleh zat kimia dalam gas air mata secara langsung.

“Saya ndak bisa baca ya, bukan ilmunya, itu kan ilmu kimia ya, saya kan ilmu hukumnya. Ilmu hukumnya kematian 134 orang itu karena gas air mata, tapi belum tentu karena kimianya melainkan karena penyemprotannya atau penembakannya itu membuat orang lari, sesak nafas, pintu tertutup lalu berdesak-desakan,” katanya.

Baca Juga :  Jumat Berkah Babinsa Masuk Dapur,Pelda Juhaib Sambangi Rumah Dg Nasir Warga Tidak Mampu Kelurahan Daya Biringkanaya Serahkan Paket Sembako

Mahfud mengatakan, bahwa pihaknya tidak perlu menyampaikan hasil laboratorium. Hasil laboratorium gas air mata itu, kata Mahfud, akan diserahkan ke pihak kepolisian jika nantinya ada autopsi terhadap korban meninggal.

“Oh ndak perlu disampaikan karena kan TGIPF sudah menyampaikan kesimpulan itu nanti untuk penyidik saja,” kata dia.

“Ya nanti kalau ada autopsi ya kepala BRIN nanti diambil dicocokan dengan autopsi,” ucap Mahfud menambahkan.

Mahfud mengatakan, dirinya tidak mengetahui perihal kepastian autopsi bagi korban tewas tragedi Kanjuruhan. Mahfud menyebut, tugas TGIPF sudah selesai setelah timnya menyerahkan laporan investigasi kepada Presiden Jokowi pada Jumat 14 Oktober 2022 lalu.

“Ndak tau (ada autopsi atau tidak), tanya ke polisi, itu kan autopsi. Kalau TGIPF kan sudah selesai tugasnya kan semua rekomendasinya sudah jalan kan,” tuturnya.

Untuk diketahui bahwa gas air mata yang digunakan saat tragedi Kanjuruhan merupakan produksi dari PT Pindad. Direktur PT Pindad Abraham Mose menjelaskan bahwa produknya itu sudah memasuki level ekspor dan tak pernah ada komplain sejak tahun 2006.

Baca Juga : 

Abraham menyebutkan sejumlah bahan kimia dalam gas air mata antara lain CS, CN, CR, dan gas OC. Adapun gas air mata yang telah diproduksi oleh PT Pindad memiliki kandungan CS yang berbentuk serbuk atau asap. Kandungan itu, kata dia, dipastikan aman dan sudah dijadikan sebagai standar gas air mata di berbagai negara.

“Isian CS lebih diutamakan dari sisi keamanan, sehingga PT Pindad tidak menggunakan isian CN. Penggunaan CS telah diketahui secara umum dan aman digunakan secara luas sebagai bahan kandungan yang sudah menjadi standar pada gas air mata di dunia,” katanya.

Abraham memastikan, gas air mata yang diproduksi Pindad tak bermasalah karena melalui tahapan pengujian terlebih dahulu.

“Selama ini tidak pernah ada masalah terkait produk gas air mata buatan Pindad tersebut karena sudah sesuai standar dan melewati proses uji sebelumnya,” katanya.

Berita Terkait

Pola Hidup Sehat Berikut Ini Mampu Tingkatkan Imun Tanpa Obat
Tips Menabung Agar Cepat Terkumpul
Tips Jago Publik Speaking Tanpa Takut Malu
Viral Manusia Silver Berkelahi di Depan SMPN 2 Jember
Mobil truk Pengankut Semen Nyebur Kelaut Saat Hendak Naik Ke Kapal Fery Labitra Karina di Pelabuhan Merak Banten
Presiden Jokowi Lantik Muhammad Ali sebagai KSAL di Istana Negara
Indahnya Berbagi, Koramil 1408-07/ Makassar Gelar Jumat Berkah Akhir Tahun
Pangdam XIV/Hsn turun langsung ke Lokasi Pohon trembesi Tumbang di Kota Makassar
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Februari 2024 - 20:22 WIB

Pola Hidup Sehat Berikut Ini Mampu Tingkatkan Imun Tanpa Obat

Kamis, 1 Februari 2024 - 18:48 WIB

Tips Menabung Agar Cepat Terkumpul

Kamis, 1 Februari 2024 - 17:51 WIB

Tips Jago Publik Speaking Tanpa Takut Malu

Minggu, 7 Mei 2023 - 06:35 WIB

Viral Manusia Silver Berkelahi di Depan SMPN 2 Jember

Rabu, 28 Desember 2022 - 19:27 WIB

Mobil truk Pengankut Semen Nyebur Kelaut Saat Hendak Naik Ke Kapal Fery Labitra Karina di Pelabuhan Merak Banten

Rabu, 28 Desember 2022 - 16:30 WIB

Presiden Jokowi Lantik Muhammad Ali sebagai KSAL di Istana Negara

Minggu, 25 Desember 2022 - 18:20 WIB

Indahnya Berbagi, Koramil 1408-07/ Makassar Gelar Jumat Berkah Akhir Tahun

Minggu, 25 Desember 2022 - 17:58 WIB

Pangdam XIV/Hsn turun langsung ke Lokasi Pohon trembesi Tumbang di Kota Makassar

Berita Terbaru

Berita

Video Paparan ZI Rutan Kandangan

Jumat, 29 Mar 2024 - 07:04 WIB

Berita

Link Video Profil Rutan Kelas IIB Kandangan

Jumat, 29 Mar 2024 - 06:50 WIB

Berita

Amalan Utama Di Bulan Ramadhan yang Wajib Dilakukan

Senin, 18 Mar 2024 - 16:52 WIB